Friday, May 25, 2007

Missionarisasi

"Kenapa kamu masuk Islam? Aku gak pernah bisa tahu, kenapa orang-orang itu ingin masuk Islam?"

hmmm...pertanyaan yang cukup membuatku berpikir, kenapa aku memilih Islam? dan membuatku berpikir utk mendapatkan jawaban yang logis yang bisa diterimanya

"Kalau kamu sendiri, kenapa kok masuk Kristen Protestan?" tanyaku hati-hati

"look, aku masuh kristen karena kristen itu penuh dingan Love. Allah tidak memaksa kita untuk melakukan effort seperti kalian. Tapi kita dijanjikan untuk masuk surga. Kita semua akan masuk surga. Kita gak pernah menyebarkan agama dengan pedang. Kita menyebarkan dengan damai."

ok.Apa itu fair???!!!...wait....keep calm

"menurutmu...kristen itu penuh dengan rasa kasih sayang...dan menurutmu pula Islam itu penuh dengan violence...begitu bukan?"

"yup" jawabnya mantap

"ok. untuk point pertama. Apa kamu pikir itu fair?Sekarang apa yang membedakan antara orang yang baik dan orang yang jahat? Apa menurutmu itu adil untuk mereka yang selalu menjaga perilaku mereka....tetapi pada akhirnya mereka akan berada di tempat yang sama dengan orang yang pernah membunuh ratusan kali?"

dia terdiam. yes...eh gak boleh sombong

"yaa...itulah baiknya Allah, dia tidak memandang siapapun...dia mencintai umatnya...semuanya dijamin masuk surga. karena Yesus sudah menghapuskan dosa2 umatnya sampai akhir jaman. Tapi bagaimana dengan Allah kalian, kalian harus melakukan apapun, solat 5 waktu, puasa, menutup badan bagi wanita...dan lain lain. Apakah Allah mu itu begitu ingin dipujanya ...sampai memaksa kalian seperti itu? Bahkan kamu tahu kan pastor itu mengabdikan hidupnya untuk Allah, dia tidak boleh mendapatkan sex dan lain sebagainya. Karena itu kadang ada pastor yang melampiaskan nafsunya ke anak laki kecil. Dan itupun Allah akan tetap memasukkannya ke surga"

ok...it's enough...it is so unlogical. dan even dia berani menghina Allah SWT dan agamaku


"Ok. Kalau menurutku , itu justru bukan tanda rasa sayang Allah pada umatnya. Itu namanya ketidakpedulian Allah kepada umatnya. kamu tahu kenapa? karena dia tidak mempunyai waktu lagi untuk memperhatikan kalian, dan akhirnya semua orang dianggap sama.
Contohnya, kamu termasuk senior java programmer, dan aku masih intern disini. Apakah adil, jika aku mendapatkan gaji yang sama dengan kamu? 50 euro per jam? apa adil? Terus contoh kedua. Bagaimana jika anak kecil yang dibuat pelampiasan tadi adalah anakmu. Anak laki pertamamu yang baru berumur 10 tahun dan in the end kamu find out kalau dia telah disodomi oleh pastor di gerejamu? apa kamu akan tetap memahami perlakuannya? apa kamu akan mengatakan kepada anakmu kalau semua itu wajar, dan jangan diambil pusing? aku rasa tidak!"

dia terdiam lagi. hmm...sepertinya aku menjawab terlalu keras. Tapi aku pikir, jawabanku logis. Iya gak sih

"Ok, it seems gak fair sama sekali...."

yuhuuuu...dalam hati aku bersorak kegirangan...calm calm calm

"tapi...."

what...masih ada tapinya??? orang ini ngotot juga ternyata

"tapi apa?" tanyaku

"tapi....kenapa kalian harus berusaha sebegitu maksimalnya, semakin banyak hal yang dilakukan akan semakin baik. sholat tiap hari tiap jam, berdoa terus, membaca alquran ...semuanya....tak ada waktu buat yang lain..semakin banyak maka jaminan surga semakin besar...kenapa Allahmu segila hormat gitu"

ooooooooooooooooo

"hmm...Aku pikir kamu mengartikannya secara literal, atau kamu membaca tentang Islam dari forum kristen.....tentu saja semua terlihat jeleknya dan susahnya."

jawabku tegas...tambahku lagi...

"dan lagi, jangan salah...seorang umat muslim yang menghabiskan waktunya hanya untuk berhubungan dengan Allah, berarti dia belum mengerti betul apa itu arti Islam. karena, sesungguhnya...seorang muslim yang baik itu mempunyai 2 relationship...hubungan dengan Allah...dan hubungan dengan sesamanya...tidak bisa cuman satu jenis aja yang dijalankan. dan yang kedua....tentang gila hormatnya Allah....menurutku Allah tidak gila hormat, tapi Allah ingin mencari tahu siapa siapa yang devote untuk Allah, yang bersyukur kepada Allah dan sebenarnya semua ibadah itu buat kita juga."

"buat kita para manusia??? aku gak ngerti?" tanyanya

"yaaaaaaa.....istilahnya sama aja dengan kita hidup di negara ini lah. kita harus bayar pajak..besar lagi, 49-55% ...iya kan? tapi benernya pajak itu kembalinya ke kita juga...waktu akhir tahun bakal dikembalikan juga....naaaahh kita bayar pajak itu sama aja dengan kita beribadah.....atau kalau gak ...samakan dengan bank account deh *tentang bank account ada di archieve paling awal* kita nabung buat masa depan kan...ya kira kira begitulah"

dia manggut manggut.moga-moga dia ngerti.

"ya sudah kalau gitu, udah jam 7...aku musti pulang...istriku nunggu dirumah. kalau kamu misalnya stress karena kamu harus ngelakuin a lot of thing cause of your moslem....gak usah segan-segan datang ke aku buat cerita. nanti kita bisa solve in bersama...otre"

wat???? ok...aku seh cuman diam dan tersenyum...gak tau tersenyum apa. yang pasti waktu ku buat ngerjain deadline jadi berkurang 1 jam lebih....dan pastinya...aku harus tidur jam 4 pagi lagi hari ini...
huks...



Note: conversation antara aku dan teman kerja yang notabene missionaris kristen. berat juga.>.<

Tuesday, April 03, 2007

...Doa...

Pengajian 4 minggu lalu,
Herlyanti[or mbak fadhilah ya? hmm lupa] menceritakan kisah tentang 2 orang bersaudara tentang DOA.
Ada 2 orang bersaudara, yang satunya alhamdulillah kaya dan berkecukupan, sedangkan adiknya tidak. Mereka ini sama-sama orang yang menjalankan perintahNya (istilahnya "ALim")
Suatu hari sang kakak berkata pada adiknya
"Kamu itu mbok ya berdoa sama Allah SWT, supaya dikasih rejeki, dilancarkan rejekinya, banyakin doa. Setiap kali sholat, terus berdoa. Kerja terus tapi kok rasanya gak ada hasilnya"

Sang adik hanya tersenyum
Suatu hari sang adik meninggal, dan sebagai satu satunya kakak, maka sang kakak...mengurus rumah sang adik yang kecil dan hampir tidak berisi.
Pada saat membongkar dan memberesi rumah sang adik, sang kakak menemukan secarik kertas di meja sang adik bertuliskan

"Ya Allah, kabulkanlah semua permintaan kakakku, bahagiakanlah dia. karena dia saudaraku dan aku menyayanginya"

Masya Allah....ternyata selama ini doa sang adik seperti itu. Sejak saat itu, aku mulai mendoakan orang orang yang kusayangi.

Jazakumullah
Semoga dengan pengajian kecil seperti ini yang terus menerus, hati kita yang hitam bisa dikikis, dan bisa melunturkan dosaku dan dosa kita semua.
amien amien ya Rabbal Alamin

*terlampir: dua doaku

Doaku untukku

Ya Allah, maafkanlah hambaMu ini yang telah meninggalkanmu untuk sekian lama
Ya Allah, maafkanlah hambaMu ini yang telah banyak melanggar laranga-laranganmu dan kurang menjalankan perintahmu.
Ya Allah maka tunjukilah jalanku untuk menuju Engkau. Hanmba sudah menumpuk dosa, dan tidak ingin menambahnya lagi.
Hamba ikhlas untukMu

Ya Allah, mudahkanlah jalan hambaMu ini untuk mencapai apa yang hamba inginkan jikalau itu memang yang terbaik untuk hambaMu ini
jikalau tidak, maka jauhkanlah

Ya Allah, lapangkanlah pikiran dan hati hambaMu ini dalam menerima cobaanMu

Amien amien ya Rabbal Alamin

Doaku untuknya

Ya Allah, aku mempunyai sahabat yang sangak aku sayangi. Dan engkau adalah Maha Pencemburu atas umatnya. Apakah itu alasannya Engkau memberiku banyak cobaan untuk menjauhkannya dariku dan menjauhkan aku darinya?
Ya Allah jikalau memang itu alasan nya...maka maafkanlah aku. aku telah lebih menyayangi dan mencintai makhluk ciptaanMu yang lain daripada kepadaMu.
Ya Allah maafkanlah aku. Maka ijinkanlah aku berdoa untuknya.

Ya Allah, kabulkanlah apa yang dia inginkan dan dia pinta.
Mudahkanlah jalannya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan dan dia pinta.
Ya Allah, berikanlah yang terbaik untuknya,
Ya Allah, berikanlah yang menjadi kebahagiannya

Ya Allah aku menyayanginya tapi jika itu bukan jalanku maka Engkau tahu yang terbaik untukku dan untuknya

Amien amien ya Rabbal Alamin