Post ini untuk menceritakan intisari yang kudapatkan dari post sebelumnya...jadi baca dulu ya post sebelumnya*mekso mode on...
satu
Bagiku, film ini menceritakan tentang kebesaran Allah SWT. Allah menciptakan suatu kehidupan dan tata caranya yang pastinya dan insyaAllah berbeda-beda untuk setiap makhluknya.
Coba bayangkan bagaimana mereka bisa tahu kalau mereka harus melakukan perjalanan panjang terlebih dahulu sebelum menetaskan anaknya...dan itu melewati banyak tahap. Pertukaran telor...pertukaran penjagaan dan lain-lainnya. Subhannallahu
Dua
Dalam kehidupan ini, satu male satu female...walaupun setiap tahunnya mereka akan berubah pasangan..kecuali untuk si emperor..tapi mereka dalam tahun itu akan hanya mempunyai satu pasangan...1 male 1 female.
kenapa?
karena setelah itu sang ayah akan diserahi tanggung jawab untuk menjaga telor dari kejamnya kutub, winter, storm dan lain-lain...coba bayangkan kalau misalnya satu male itu memiliki banyak female..apa gak justru merepotkan dia...harus menjaga banyak telor...wong telornya ddijaganya harus ditaruh di bawah perutnya..(bawah dan dalam) diselubungi ama mantel bulunya biar anget.
Tapi kalau dipikir-pikir kasian juga seh penguin2 female yang gak dapat pasangan...disini tidak diceritakan seh...kalau misalnya partnershipnya tidak berhasil, terus si male bakal nyari female baru yang masih available...wallahu alam. Maha suci Allah dengan segala rahasiaNya
Aku jadi berpikir lagi, apakah ini rahasia Allah memberikan ayat yang membolehkan pria untuk menikah sampe 4 orang. Tapi harap digaris bawahi ya...Harus dengan alasan yang Islami..(berdasarkan kata lya)..yup yup betul itu.
ALASAN ISLAMI.
Apakah nanti aku bisa? Apakah nanti aku bisa menerimanya? Hmm, aku sendiri masih belum tahu. Belum nikah kok..hihihi..pengen nikah seh asline...tapi jodoh belum datang.
Tiga
Tugas ayah dan Ibu dalam menjaga anaknya itu seimbang...bahkan disini dikasih contoh..sang ayah menjaga anaknya disaat ibunya harus mencari makanan. dan setelah itu ganti ibunya yang menjaga anaknya disaat ayahnya harus mencari makan.
Dan begitu hebatnya seorang Ibu, mereka mencari makan untuk 2 orang. Untuk dia dan untuk anaknya.Sedangkan bapak ini, mencari makan untuk dirinya sendiri.Kebesaran seorang Ibu tiada tara. *ibu...maaf ya kalau dulu aku sering durhaka....dimaafiiiiinn yaaaaaa...
Jadi, kalau menurutku...tugas menjaga anak dan membesarkan anak itu tidak hanya pada ibu...(seringnya kan...banyak yang bilang...jika anaknya gak baik en gak bener....yang disalahkan ibunya...."itu tugas seorang ibu membesarkan anak")
memang benar seh tugas seorang ibu, tapi ayah juga harus ikut andil...gak cuman mencari nafkah dan urusan rumah gak diperhatikan..toh anak juga butuh perhatian seorang ayah. betul kan?!
Empat
Seperti layaknya penguin ini, mereka mengenali pasangannya lewat suaranya dan bukan lewat penampakannya. Maka kita selayaknya manusia, lebih baik kita mengenali orang dari hatinya dan bukan dari penampilan fisiknya.
Mau berteman, pilih2 yang cantik, ganteng ataupun berfisik lengkap...tidak seharusnya kita berbuat demikian.
Kenalilah hatinya dan penampakan luarnya akan terlihat aslinya. insyaAllah.
Seperti kata pepatah
Belum tentu orang yang penampilannya bagus, akan terus bagus
belum tentu orang yang penampilannya tidak bagus, akan terus tidak bagus. Begitu...
*untuk sahabatku yang sedang bingung dengan hatinya, kenalilah hatimu..maka kamu akan mengerti dirimu yang sesungguhnya
-------
Yaaa..ini intisari yang kudapatkan.
Alhamdulillah, melihat film ini aku jadi lebih merasakan keberadaan dan kebesaranNya. Jazakillah untuk para sahabat yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca blogku.
Semoga blog ini bermanfaat untuk kita semua.
Amin
Sunday, October 29, 2006
..Lanjutan-Inti sari...
Posted by
Andhiezzz
at
3:49 PM
|
...March of Penguin...
Assalamualaikum,
Barusan ae aku liat film ini..lucu...mengharukan...(hah...bagian mananya???).
hehehe...tapi bener..film ini mengharukan..bagiku mungkin. toch, tiap
orang..bisa beda-beda interpretasinya. tul gak?! (jempol...siiipp)
Jadi, film ini tuh menggambarkan tentang perjalanan penguins itu tiap tahunnya
untuk bertelor dan membesarkan anaknya. Tiap maret mereka keluar dari ice ocean nya buat melakukan march ke tempat biasanya mereka bertelor dan membesarkan anaknya (dalam waktu ini, perut si female sudah terisi dengan telor yang siap dibuahi).
Dan jaraknya itu gak tanggung-tanggung...sekitar 70 miles. Setelah berjalan sepanjang 70 miles mereka akan bertemu dengan gerombolan penguin lain yang juga melakukan march, dan setelah sampai di tempat yang ditentukan itu...mereka akan berusaha mencari
pasangan untuk membuahi telor yang ada di perut si female.
Tiap tahun, jumlah male lebih sedikit dibanding female. Maka dari itu tidak
heran kalau terjadi perebutan pasangan antara female...dan biasanya sampai
terjadi pertengkaran fisik antara keduanya. Anehnya, si emperor penguin itu
bersifat monogami...pasangan mereka akan sama terus tiap tahunnya sampai salah
satunya meninggal.
Setelah bertemu dengan pasangannya masing-masing, mereka akan saling membuahi
(wiiiii....). Jika partnership mereka berhasil, maka akan membuahkan telor yang
berisi..kalau tidak ...ya jammer dan...hehehehehe....Setelah berhasil...ayah dan
ibu akan saling menjaga telornya...berkisar dua bulan...sang ibu akan
mempercayakan si telor kepada sang ayah yang akan dijaga di dalam perutnya.
Sang ibu harus mencari makan. Sang ibu yang telah kehilangan 3/4 dari berat badannya harus kembali melakukan march panjang yang jaraknya lebih dari 70 miles untuk kembali ke ice oceannya dan mengumpulkan makanan. Subhannallah, kekuatan sang ibu demi anaknya.
Di lain pihak, sang ayah menjaga telor dalam kejamnya storm yang dingin dan kecepatannya ..hmm berapa yah...pokoknya banter kok...lupa...:D.Yang pasti, cobaan sang ayah juga berat. Diterjang badai...dingin...winter...gelap. Belum lagi rasa lapar mereka.
Di July, para ibu bersiap-siap untuk melakukan march lagi. Setelah perut mereka
terisi penuh oleh makanan untuk persiapan makanan anak mereka nantinya.
Perjalanan panjang kembali dilakukan. Para telor sudah waktunya untuk menetas dan yang pasti mereka dalam keadaan lapar...Hebatnya...para ayah ini mempunyai cadangan susu yang berada dalam mulut mereka(penguin memberi makan anaknya lewat mulutnya). Subhannallahu, Maha besar Allah dengan segala kekuasaannya. Ada juga bayi bayi yang tidak survive dalam kelaparan ini.
Sang ayah sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Yang pasti mereka dalam
keadaan lapar berat. 1/2 berat badan mereka hilang. 4 bulan sudah mereka tidak
makan dan tidak minum.
Akhirnya, sang ibu datang...dan biasanya para ibu ini membunyikan terompet..dan
para bapak menjawab sahutannya...mereka mengenali pasangannya dari suara dan
bukan dari penampakan.
Setelah menemukan pasangannya, mereka akan saling menukar tempat lagi. Kali ini
waktunya sang ibu menjaga si bayi..dan sang Ayah akan kembali ke tempatnya
mencari makan..tapi sebelumnya sang ayah akan bernyanyi buat anaknya dan membuat
anaknya mengenali suara bapaknya dan merekam suara anaknya. Kali ini sang ibu
akan mengenalkan pada si bayi, storm pertama...dingin pertama...melatih jalan
dan keberanian. MasyaAllah...bahkan dalam dunia binatang pun...sang Ibu berperan
dalam pertumbuhan seorang anak.
Setelah beberapa bulan, mendekati Desember(kayak e september-an gitu deh)...sang
ayah akan kembali lagi ke tempat sang anak...nah....kali ini...waktunya keluarga
berkumpul...sang ayah akan bernyanyi dan berusaha menemukan anaknya yang
excited. Waahh...keren...coba kalau misale ayahku nyanyi biar aku tahu kalau itu
bapakku...waduh....kapot...gak bakal eleng aku malahan...semaput..(waks...sorry
yah...guyon...laen kali kita karaoke-an bareng deh...biar sama-sama semaput
orang yang ngedengerin..:P)
Ya, begitulah cerita tentang penguin...intisarinya akan diceritakan di post berikutnya
otre
Posted by
Andhiezzz
at
12:06 PM
|
Thursday, October 26, 2006
..Was was...
AKu punya seorang sahabat yang seringkali merasa was-was akan sesuatu. Was-was kelupaan barang, was-was badannya najis, was-was belum membayar sumting, dan was-was yang lainnya lagi.
Ada teman saya yang lain yang selalu was-was dalam ber wudhu. Tengah-tengah wudhu, musti berhenti...dan mengulang lagi dari awal...dan ini bisa berlangsung selama satu jam. Setelah ditanya, ternyata dia takut niatnya kurang benar, ada yang kelupaan dan yang lain-lainnya.
Sebenarnya darimanakah asal-muasal was-was itu? Kenapa kok kita bisa jadi was-was berlebihan akan sesuatu?
Was-was itu sebenarnya adalah bisikan syaitan seperti surat AN-Naas ayat 4 dan 5
" dari kejahatan (bisikan) syitan yang biasa bersembunyi yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia"
bisikan/kejahatan itu lah was-was itu sendiri. Seringkali syaiton (maaf bukan seringkali...tetapi selalu...dan akan selalu...) mencoba menghasut, menggoda dan mengajak umat manusia ke jalan yang sesat.
Begitu juga dengan was-was ini....mengajak kita untuk mengendurkan niat kita dalam menjalankan perintahNya.
contoh:
mau sholat harus wudhu dulu, berhubung wudhunya lama ...mungkinsekitar satu jam...membuat malas. Terkadang, udah mepet waktu solat berakhir, tetapi karena takut wudhunya kurang sempurna, atau bajunya najis...jadinya terlambat solat..(karena udah masuk waktu sholat berikutnya)
Saya barusan saja membaca ada juga yang melihat anjing aja menjadi was was...apakah tadi dia di jilat anjing atau tidak, apakah dia tadi terkena air liurnya atau tidak....akhirnya justru kembali lagi kerumah dan mandi besar. Semuanya dicuci, badan dan juga baju. Astaghfirullah.
Bisa kita bayangkan bagaimana syaiton menyebarkan bisikannya dan menggangu kita, mengendorkan keyakinan kita dan membuat waktu kita terbuang sia-sia.
Rasulullah pernah berkata kepada Usthman bi Affan: "Itu adalah perbuatan syaiton, maka ingatlahAllah dan berdoalah kepadaNya. kemudian meludahlah 3 kali ke sebelah kirimu. "
(tapi meludahnya ini gak harus keluar ludah lo ya..jijik...wekekekke....)
Yang pasti kita harus banyak mengingat ALlah dan berdoa kepadaNya untuk menghindari bisikan syaiton.
Orang yang terkena was-was itu justru harus berusaha ignore penyebabnya. Misalnya nih, takut pipis di toilet/wc karena takut nyiprat2...pengennya di kamar mandi....dia harus memaksa dirinya utk pipis di wc. ya...semacam itulah.
Jangan memburu-buru orang yang was-was an seperti ini, karena mereka justru akan semakin was-was dan semakin annoying sepanjang perjalanan. Kasih saja batasan waktu, 30 menit of so...dan jika telat..ya udah tinggal aja...(dengan konfirmasi terlebih dahulu). Alhamdulillah, cara ini berangsur-angsur membuat sahabatku jadi lebih tepat waktu.
Jika dia sudah mulai bertanya-tanya....tadi kena kecap najis gak ya..kena minyak najis gak ya...
Jawab saja sekali..NGGAK atau IYA....kalau kita tidak menjawab pertanyaannya...dia tidak akan berhenti bertanya..dia akan terus bertanya...atau mungkin dia akan berhenti bertanya...tapi sepanjang perjalanan bakalan berpikiiiiiiirrr terus gak henti-hentinya tentang kecipratan minyak or kecap. dll
Ya...segitu dulu sarannya...kita boleh berusaha..dan memang harus berusaha sampai sekuat kita..tapi tetap saja...semuanya Allah yang menentukan.
Semoga kita semua diberi kesembuhan dan kesehatan
Amin
Posted by
Andhiezzz
at
4:33 AM
|
Tuesday, October 24, 2006
...Makanan Iman...
Tadi pagi, sekitar pukul 7-an, aku dan sobatku berdiskusi seru tentang perbaikan diri dan mental. Diskusi heboh mulai dari banyaknya umat muslim yang keluar dari agama Islam setiap tahunnya dan banyaknya pula orang-orang kafir yang masuk muslim sampai membahas pada perubahan diri kita masing-masing.
Disadari ataupun tidak, terkadang iman kita itu ada disaat naik dan ada disaat turun. Pada saat iman kita naik, kita merasa thankful akan segala apa yang telah diberikan oleh Allah SWT, lebih khusyuk beribadah, membaca Al-Quran..dan gak cuman itu saja...kita menjadi semakin ramah, tidak mudah marah dan penyabar.
tetapi pada saat iman kita sedang turun, sholat sering telat waktu, suka menonton yang aneh-aneh, melakukan hal-hal yang tidak perlu sampai2 menelantarkan pekerjaan rumah dan sebagainya, gampang marah, disenggol dikit aja udah marah..."mas..mas...apa gak bisa liat yah..ini orang segede ini kok tetep aja disenggol ...dasar..." waduh...apa gak sakit tuh dikatai seperti itu...orang disenggol aja kok ya sampai segitunya. iya gak..tapi itulah manusia...ada saat dimana iman kita naik dan turun...
disini kita mencapai suatu kesimpulan tersendiri, berdasarkan pengalaman kita sendiri, setelah mengikuti pengajian setiap 2 minggu sekali, kami merasakan ada sesuatu yang berubah dari kami. Setiap kali kita mengikuti ujian, kita mendapatkan ilmu baru, nasehat baru, dan insyaAllah keinginan untuk melakukan perintah Allah SWT itu menjadi lebih tinggi walaupun cuman 1/10 derajat. Alhamdulillah
Kata guru kami, mbak fadhillah, Majlis pengajian itu ibarat makanan buat iman kita, makanan buat mental kita. Memang sekarang ini sudah banyak artikel2 Islam, ilmu2 tentang Islam bisa didapatkan dari Internet, tetapi tetap saja rasanya berbeda. Dengan majlis, kita bisa bertanya-jawab langsung. Seperti kita rasakan saja, dinasehati lewat jalur tulisan dan dinasehati lewat kata-kata secara langsung itu lebih mengena dengan jalan yang kedua...langsung bertemu dan bertanya jawab. Dengan mengikuti majlis seperti ini, kita bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda-beda. Melihat keikkhlasan para majelis yang hadir dan yang memberikan ceramah. InsyaAllah kalau kita datang ke suatu majlis dengan keniatan dan keihklasan...Ilmu yang kita dapatkan akan bertambah. Amin.
Jadi Ukhti, jika kita merasa iman kita sedang di ambang-ambang kepudaran, marilah segera cari teman...teman yang baik....ajak diskusi kembali tentang Islam, Iman dan sebagainya..ajak Sholat bareng...membaca Alquran bersama...Eman-eman soale rek...
Ukhti, jagalah iman kita...tanpa iman..hati kita hampa dan pikiran kita kacau...Marilah kita bersama-sama saling membantu satu sama lain dalam meningkatkan iman kita sendiri dan saudara-saudara kita.
InsyaAllah hati yang bersih akan membawa suatu berkah untuk diri sendiri dan sekitar...
Dengan melangkah satu kaki mendekat kepada Allah SWT, InsyaAllah Allah SWT akan berlari mendekat ribuan hasta kepada kita
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung di dekat ALLAH SWT
Amin
Posted by
Andhiezzz
at
11:27 AM
|
Monday, October 23, 2006
...ied...
Assalamualaikum,
Hari ini, 23 Oktober 2006, hari kemenangan seluruh umat muslim di dunia. Tidak hanya di Indonesia, di Belanda pun ramai merayakan hari kemenangan ini. Seperti biasa, pelajar kayak saya ini yang punya motto "selama ada makan bersama, perbaikan gizi harus digencarkan" maklum...:p.... sehabis ied pasti cari kue or cari makan di PPME osdorp...
Sebenarnya apakah arti ied itu sendiri?
hmm...artinya beda-beda.
Selama saya SD saya menganggap bulan Ramadhan itu memiliki hari akhir yaitu ied dan artinya ....kue, uang, makanan enak, dan pastinya baju baru dan unjung-unjung (silahturrahmi)...
Sewaktu saya SMP saya jadi mengerti bahwa bulan Ramadhan itu melakukan puasa dengan menahan haus dan lapar sebulan penuh. Dan merayakan kemenangan di Ied.
Setelah itu...saya jadi semakin mengerti lagi bahwa bulan Ramadhan itu bukan hanya puasa menahan haus dan lapar. Tetapi juga berpuasa akan nafsu kita. Bagaimana kita menahan nafsu untuk marah, nafsu untuk menggunjingkan orang, nafsu untuk malas dan yang lain-lainnya...
tetapi saya tetap saja merasa hampa...ada yang kosong...
Semakin hari, alhamdulillah, akhir-akhir tahun puasa...saya semakin mengerti...keikhlasan saya dalam mengerjakan puasa, menjauhi larangannya seperti menahan marah, jengkel dan bersabar( adalah sesuatu yang sangat sulit bagi saya) insyaAllah membawa saya kedalam suatu ketenangan tersendiri....mengisi hari dengan membaca Al-Quran, sholat, membaca artikel dan kisah Islam....insyaAllah semakin memperkuat iman kita. Dan semakin mengerti bahwa apa yang kita lakukan di bulan Ramadhan itu sebaiknya terus kita jalankan sewaktu di bulan-bulan lainnya.
Seperti kata suami guru saya(mbak fadhillah) bang iman, bulan Ramadhan itu ibarat bulan penuh reparasi dan pengecekan. Jadi kita di cek lagi, di ingatkan lagi, dibetulkan lagi...baik dalam bentuk fisik ( pencernaan makanan dan lainnya) dan bentuk rohaniah(mentally). Karena kita di reparasi sebulan penuh maka di Ied kita akan merasakan sesuatu yang baru, ketenangan dan bertambahnya Iman. Kemenangan.
Jadi...Ukhti...Sebenarnya apa arti Ied itu? Apakah Ied itu akan menjadi hari kemenangan untuk setiap umat muslim? apakah semua umat muslim akan merasakan arti kemenangan itu tersendiri?
Ada beberapa teman saya yang justru menangis pada waktu Ramadhan selesai...tapi ada juga beberapa yang justru merasa senang berada di ujung Ramadhan.
Jadi Ukhti? Apa Arti Ied menurut Ukhti? Apakah Ukhti sudah merasa kemenangan Ied ini sendiri? Ataukah masih banyak yang Ukhti tinggalkan dan belum dijalankan?
Marilah di hari yang awal ini...kita merenung kembali akan diri kita. Apa yang akan kita perbuat untuk diri kita di masa depan yang benar-benar ke depan(akhirat or dunia)?
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung di sampingNya
Amin
Posted by
Andhiezzz
at
6:55 AM
|
Saturday, October 21, 2006
...Sakratul Maut...
Sebenarnya udah lama pengen nulis tentang ini. Ide ini datang pada waktu aku lagi bersepeda mengantar koran di suatu pagi. Dan kemudian aku teringat lagi tentang ide ini setelah membaca blognya lya.
Dulu aku punya kucing bernama Rocky. Warnanya hitam putih kayak kucing di makanan felix. Pertama kali aku punya dia, dia baru berumur 7 minggu. Masih kecil banget. Kalau habis bangun tidur, masih lama loadingnya. Jalannya masih nyandet-nyandet. Lucu...apalagi kalau mulet. Jadi kangen Rocky.
Tambah lama tambah lucu ...tambah gemuk...tapi entah sejak kapan. Kira-kira pada waktu rocky berumur 3 bulan ke atas, dia semakin aneh....semakin kurus..yang besar cuman perutnya saja..itupun isinya genjur-genjur kayak cumanair...dan jadi jarang bermain.
Setelah diperiksakan, ternyata dia terkena penyakit bernama FIP. Penyakit yang sampai sekarang masih belum ada obatnya. Dokternya bilang kalau kita tinggal menunggu waktu saja.
sedih...ingin langsung nangis waktu itu. untung saja masih bisa kutahan.
semakin lama, badan Rocky semakin lemah....semakin gak bisa menggerakkan badan. Gak bisa jalan. DI hari terakhir, tepatnya hari minggu....tepat 2 minggu sebelu umurnya yang 5 bulan...dia sudah benar2 tidak bisa kemana-mana....diam ditempat..tiduran...nafasnya berat....Saat itu aku benar-benar menangis...air mataku mengalir....
kenapa? kenapa justru seekor kucing....makhlukNya yang tidak seharusnya menerima cobaan...harus menerima cobaan seperti ini....apakah sebenarnya cobaan ini untukku????berulang kali aku berpikir seperti itu...semakin lama aku semakin tidak tega melihatnya...matanya menyiratkan sakit...dan tanda akan diambil....aku cuman bisa berbaring di sebelahnya..menunggu...dan menangis...tapi tersenyum pada saat dia melihatku....huks huks...beraatt..sekarang aku jadi bisa mengerti bagaimana perasaan seorang ibu yang menunggu anaknya sedang terbaring kesakitan.
akhirnya sekitar pukul 1 siang...dia dipanggil...nyawanya ditarik....dan aku menyaksikannya!!!
menyakisikan dia ditarik, kesakitan pasti...matanya mendelik, badannya menegang...lidahnya panjang keluar...rasanya seperti dia ingin berteriak tapi tidak bisa....Ya Allah....begitu sakitnya kah sakaratul mautmu ini? hingga makhluk yang tak berdosa pun mengalami kesakitan seperti itu?
Setelah kepergian Rocky akujadi berpikir....jika makhluk kecilnya yang tak berdosa saja mengalami kesakitan yang begitu nyata, bagaimana dengan aku..makhlu yang memiliki dosa??? bagaimana dengan kita para manusia???? Bukankah akan lebih sakit lagi....apalagi setelah itu kita akan ditanya-tanya di alam kubur...dicambuk dan disiksa bila kita berdosa.
Ya Allah...dosaku sudah menggunung tinggi....tapi rahmadmu tetap seluas samudra....ampunanmu seluas langit.
Ya Allah...ampunilah hambamu ini ya Allah...
Jadikanlah aku orang-orang yang beruntung di sisiMu ya Allah
Hambamu akan berusaha sebaik-baiknya....
Maafkanlah jika hambamu ini sering melakukan kekhilafan yang tak termaafkan sekalipun....
hamba mohon....
*sampai disini....tubuhku bergetar hebat...mataku sembab....dan aku tertidur dengan tangisan....
*semoga kita mendapatkan taufik dan hidayahnya ...
amiiiiin
Posted by
Andhiezzz
at
10:01 AM
|