"Kenapa kamu masuk Islam? Aku gak pernah bisa tahu, kenapa orang-orang itu ingin masuk Islam?"
hmmm...pertanyaan yang cukup membuatku berpikir, kenapa aku memilih Islam? dan membuatku berpikir utk mendapatkan jawaban yang logis yang bisa diterimanya
"Kalau kamu sendiri, kenapa kok masuk Kristen Protestan?" tanyaku hati-hati
"look, aku masuh kristen karena kristen itu penuh dingan Love. Allah tidak memaksa kita untuk melakukan effort seperti kalian. Tapi kita dijanjikan untuk masuk surga. Kita semua akan masuk surga. Kita gak pernah menyebarkan agama dengan pedang. Kita menyebarkan dengan damai."
ok.Apa itu fair???!!!...wait....keep calm
"menurutmu...kristen itu penuh dengan rasa kasih sayang...dan menurutmu pula Islam itu penuh dengan violence...begitu bukan?"
"yup" jawabnya mantap
"ok. untuk point pertama. Apa kamu pikir itu fair?Sekarang apa yang membedakan antara orang yang baik dan orang yang jahat? Apa menurutmu itu adil untuk mereka yang selalu menjaga perilaku mereka....tetapi pada akhirnya mereka akan berada di tempat yang sama dengan orang yang pernah membunuh ratusan kali?"
dia terdiam. yes...eh gak boleh sombong
"yaa...itulah baiknya Allah, dia tidak memandang siapapun...dia mencintai umatnya...semuanya dijamin masuk surga. karena Yesus sudah menghapuskan dosa2 umatnya sampai akhir jaman. Tapi bagaimana dengan Allah kalian, kalian harus melakukan apapun, solat 5 waktu, puasa, menutup badan bagi wanita...dan lain lain. Apakah Allah mu itu begitu ingin dipujanya ...sampai memaksa kalian seperti itu? Bahkan kamu tahu kan pastor itu mengabdikan hidupnya untuk Allah, dia tidak boleh mendapatkan sex dan lain sebagainya. Karena itu kadang ada pastor yang melampiaskan nafsunya ke anak laki kecil. Dan itupun Allah akan tetap memasukkannya ke surga"
ok...it's enough...it is so unlogical. dan even dia berani menghina Allah SWT dan agamaku
"Ok. Kalau menurutku , itu justru bukan tanda rasa sayang Allah pada umatnya. Itu namanya ketidakpedulian Allah kepada umatnya. kamu tahu kenapa? karena dia tidak mempunyai waktu lagi untuk memperhatikan kalian, dan akhirnya semua orang dianggap sama.
Contohnya, kamu termasuk senior java programmer, dan aku masih intern disini. Apakah adil, jika aku mendapatkan gaji yang sama dengan kamu? 50 euro per jam? apa adil? Terus contoh kedua. Bagaimana jika anak kecil yang dibuat pelampiasan tadi adalah anakmu. Anak laki pertamamu yang baru berumur 10 tahun dan in the end kamu find out kalau dia telah disodomi oleh pastor di gerejamu? apa kamu akan tetap memahami perlakuannya? apa kamu akan mengatakan kepada anakmu kalau semua itu wajar, dan jangan diambil pusing? aku rasa tidak!"
dia terdiam lagi. hmm...sepertinya aku menjawab terlalu keras. Tapi aku pikir, jawabanku logis. Iya gak sih
"Ok, it seems gak fair sama sekali...."
yuhuuuu...dalam hati aku bersorak kegirangan...calm calm calm
"tapi...."
what...masih ada tapinya??? orang ini ngotot juga ternyata
"tapi apa?" tanyaku
"tapi....kenapa kalian harus berusaha sebegitu maksimalnya, semakin banyak hal yang dilakukan akan semakin baik. sholat tiap hari tiap jam, berdoa terus, membaca alquran ...semuanya....tak ada waktu buat yang lain..semakin banyak maka jaminan surga semakin besar...kenapa Allahmu segila hormat gitu"
ooooooooooooooooo
"hmm...Aku pikir kamu mengartikannya secara literal, atau kamu membaca tentang Islam dari forum kristen.....tentu saja semua terlihat jeleknya dan susahnya."
jawabku tegas...tambahku lagi...
"dan lagi, jangan salah...seorang umat muslim yang menghabiskan waktunya hanya untuk berhubungan dengan Allah, berarti dia belum mengerti betul apa itu arti Islam. karena, sesungguhnya...seorang muslim yang baik itu mempunyai 2 relationship...hubungan dengan Allah...dan hubungan dengan sesamanya...tidak bisa cuman satu jenis aja yang dijalankan. dan yang kedua....tentang gila hormatnya Allah....menurutku Allah tidak gila hormat, tapi Allah ingin mencari tahu siapa siapa yang devote untuk Allah, yang bersyukur kepada Allah dan sebenarnya semua ibadah itu buat kita juga."
"buat kita para manusia??? aku gak ngerti?" tanyanya
"yaaaaaaa.....istilahnya sama aja dengan kita hidup di negara ini lah. kita harus bayar pajak..besar lagi, 49-55% ...iya kan? tapi benernya pajak itu kembalinya ke kita juga...waktu akhir tahun bakal dikembalikan juga....naaaahh kita bayar pajak itu sama aja dengan kita beribadah.....atau kalau gak ...samakan dengan bank account deh *tentang bank account ada di archieve paling awal* kita nabung buat masa depan kan...ya kira kira begitulah"
dia manggut manggut.moga-moga dia ngerti.
"ya sudah kalau gitu, udah jam 7...aku musti pulang...istriku nunggu dirumah. kalau kamu misalnya stress karena kamu harus ngelakuin a lot of thing cause of your moslem....gak usah segan-segan datang ke aku buat cerita. nanti kita bisa solve in bersama...otre"
wat???? ok...aku seh cuman diam dan tersenyum...gak tau tersenyum apa. yang pasti waktu ku buat ngerjain deadline jadi berkurang 1 jam lebih....dan pastinya...aku harus tidur jam 4 pagi lagi hari ini...
huks...
Note: conversation antara aku dan teman kerja yang notabene missionaris kristen. berat juga.>.<
Friday, May 25, 2007
Missionarisasi
Posted by
Andhiezzz
at
11:43 AM
|
Tuesday, April 03, 2007
...Doa...
Pengajian 4 minggu lalu,
Herlyanti[or mbak fadhilah ya? hmm lupa] menceritakan kisah tentang 2 orang bersaudara tentang DOA.
Ada 2 orang bersaudara, yang satunya alhamdulillah kaya dan berkecukupan, sedangkan adiknya tidak. Mereka ini sama-sama orang yang menjalankan perintahNya (istilahnya "ALim")
Suatu hari sang kakak berkata pada adiknya
"Kamu itu mbok ya berdoa sama Allah SWT, supaya dikasih rejeki, dilancarkan rejekinya, banyakin doa. Setiap kali sholat, terus berdoa. Kerja terus tapi kok rasanya gak ada hasilnya"
Sang adik hanya tersenyum
Suatu hari sang adik meninggal, dan sebagai satu satunya kakak, maka sang kakak...mengurus rumah sang adik yang kecil dan hampir tidak berisi.
Pada saat membongkar dan memberesi rumah sang adik, sang kakak menemukan secarik kertas di meja sang adik bertuliskan
"Ya Allah, kabulkanlah semua permintaan kakakku, bahagiakanlah dia. karena dia saudaraku dan aku menyayanginya"
Masya Allah....ternyata selama ini doa sang adik seperti itu. Sejak saat itu, aku mulai mendoakan orang orang yang kusayangi.
Jazakumullah
Semoga dengan pengajian kecil seperti ini yang terus menerus, hati kita yang hitam bisa dikikis, dan bisa melunturkan dosaku dan dosa kita semua.
amien amien ya Rabbal Alamin
*terlampir: dua doaku
Posted by
Andhiezzz
at
2:46 AM
|
Doaku untukku
Ya Allah, maafkanlah hambaMu ini yang telah meninggalkanmu untuk sekian lama
Ya Allah, maafkanlah hambaMu ini yang telah banyak melanggar laranga-laranganmu dan kurang menjalankan perintahmu.
Ya Allah maka tunjukilah jalanku untuk menuju Engkau. Hanmba sudah menumpuk dosa, dan tidak ingin menambahnya lagi.
Hamba ikhlas untukMu
Ya Allah, mudahkanlah jalan hambaMu ini untuk mencapai apa yang hamba inginkan jikalau itu memang yang terbaik untuk hambaMu ini
jikalau tidak, maka jauhkanlah
Ya Allah, lapangkanlah pikiran dan hati hambaMu ini dalam menerima cobaanMu
Amien amien ya Rabbal Alamin
Posted by
Andhiezzz
at
2:45 AM
|
Doaku untuknya
Ya Allah, aku mempunyai sahabat yang sangak aku sayangi. Dan engkau adalah Maha Pencemburu atas umatnya. Apakah itu alasannya Engkau memberiku banyak cobaan untuk menjauhkannya dariku dan menjauhkan aku darinya?
Ya Allah jikalau memang itu alasan nya...maka maafkanlah aku. aku telah lebih menyayangi dan mencintai makhluk ciptaanMu yang lain daripada kepadaMu.
Ya Allah maafkanlah aku. Maka ijinkanlah aku berdoa untuknya.
Ya Allah, kabulkanlah apa yang dia inginkan dan dia pinta.
Mudahkanlah jalannya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan dan dia pinta.
Ya Allah, berikanlah yang terbaik untuknya,
Ya Allah, berikanlah yang menjadi kebahagiannya
Ya Allah aku menyayanginya tapi jika itu bukan jalanku maka Engkau tahu yang terbaik untukku dan untuknya
Amien amien ya Rabbal Alamin
Posted by
Andhiezzz
at
2:44 AM
|
Friday, November 17, 2006
...Jangan Ikut-Ikutan....
...Jangan ikut-ikutan...!!!!
Perbuatan ini paleng membuat hidup orang jadi messy
ikut-ikutan mode...akhirnya malah kayak ondel-ondel
ikut-ikutan agama...akhirnya kehilangan jalan
ikut-ikutan sekolah..akhirnya gak lulus..or amburadul
ikut-ikutan pemikiran...akhirnya kalau ditackle orang lain...bingung mau gimana
ada yang bilang....ini karena ketidak percayaan orang terhadap dirinya sendiri...
[seperti yang kualami akhir-akhir ini...messy live...messy style...]
padahal kepercayaan diri itu satu faktor penting yang menyebabkan kita bisa mengenal potensi diri kita....dan kearah mana kita melangkah...
(disamping petunjuk dari Allah SWT)
disini aku mau share kiat-kiat jadiin diri lebih PeDe...
1. Jangan gampang dengerin omongan orang laen...kalau misal udah yakin ama keputusan sendiri...peduli amat ama orang lain...so what???!!!
2. Sebelum ambil keputusan...bikin checklist untuk setiap decision...bagusnya ama jeleknya bakalan kayak gimana....jadinya bakal lebih yakin en lebih punya argument jika ditackle
3. Kalau ternyata pada akhirnya keputusan yang kita ambil salah...so what?!!...orang toh gak bisa 100% perfect langsung bener....coba aja kita liat para penemu....mereka sebelumnya banyak melakukan kegagalan sebelum keberhasilan... jadi pe-de bae...asal setelah itu kita bisa mengembalikan keadaan saja...
4. Berani menerima tanggung jawab dan Bertanggung jawab dengan keputusan yang diambil
5. Yakin kalau diri sendiri bisa...jangan pernah bilang "Aku gak bisa" tapi selalu bilang "Aku bisa"....take the challenge...[perasaan dulu ayahku mesti nyuruh ngomong gini...tapi saiki kok gak kejalanin lagi...dudulz]
Ya ..kayaknya sekian dulu deh kiat2 nya.....kalau nanti ada tambahan ya monggo ditambah sendiri.....
:d
semoga bermanfaat....Wallahu a'lam
yang penting sekarang yang paling utama...
Percayalah pada dirimu sendiri dan jangan ikut-ikutan....karena ikut-ikutan adalah penyakit syaiton yang paling utama...
Istiqomah...dan ingatlah bahwa Allah selalu membimbing kita dan menemani kita
amien
Posted by
Andhiezzz
at
10:16 AM
|
Sunday, October 29, 2006
..Lanjutan-Inti sari...
Post ini untuk menceritakan intisari yang kudapatkan dari post sebelumnya...jadi baca dulu ya post sebelumnya*mekso mode on...
satu
Bagiku, film ini menceritakan tentang kebesaran Allah SWT. Allah menciptakan suatu kehidupan dan tata caranya yang pastinya dan insyaAllah berbeda-beda untuk setiap makhluknya.
Coba bayangkan bagaimana mereka bisa tahu kalau mereka harus melakukan perjalanan panjang terlebih dahulu sebelum menetaskan anaknya...dan itu melewati banyak tahap. Pertukaran telor...pertukaran penjagaan dan lain-lainnya. Subhannallahu
Dua
Dalam kehidupan ini, satu male satu female...walaupun setiap tahunnya mereka akan berubah pasangan..kecuali untuk si emperor..tapi mereka dalam tahun itu akan hanya mempunyai satu pasangan...1 male 1 female.
kenapa?
karena setelah itu sang ayah akan diserahi tanggung jawab untuk menjaga telor dari kejamnya kutub, winter, storm dan lain-lain...coba bayangkan kalau misalnya satu male itu memiliki banyak female..apa gak justru merepotkan dia...harus menjaga banyak telor...wong telornya ddijaganya harus ditaruh di bawah perutnya..(bawah dan dalam) diselubungi ama mantel bulunya biar anget.
Tapi kalau dipikir-pikir kasian juga seh penguin2 female yang gak dapat pasangan...disini tidak diceritakan seh...kalau misalnya partnershipnya tidak berhasil, terus si male bakal nyari female baru yang masih available...wallahu alam. Maha suci Allah dengan segala rahasiaNya
Aku jadi berpikir lagi, apakah ini rahasia Allah memberikan ayat yang membolehkan pria untuk menikah sampe 4 orang. Tapi harap digaris bawahi ya...Harus dengan alasan yang Islami..(berdasarkan kata lya)..yup yup betul itu.
ALASAN ISLAMI.
Apakah nanti aku bisa? Apakah nanti aku bisa menerimanya? Hmm, aku sendiri masih belum tahu. Belum nikah kok..hihihi..pengen nikah seh asline...tapi jodoh belum datang.
Tiga
Tugas ayah dan Ibu dalam menjaga anaknya itu seimbang...bahkan disini dikasih contoh..sang ayah menjaga anaknya disaat ibunya harus mencari makanan. dan setelah itu ganti ibunya yang menjaga anaknya disaat ayahnya harus mencari makan.
Dan begitu hebatnya seorang Ibu, mereka mencari makan untuk 2 orang. Untuk dia dan untuk anaknya.Sedangkan bapak ini, mencari makan untuk dirinya sendiri.Kebesaran seorang Ibu tiada tara. *ibu...maaf ya kalau dulu aku sering durhaka....dimaafiiiiinn yaaaaaa...
Jadi, kalau menurutku...tugas menjaga anak dan membesarkan anak itu tidak hanya pada ibu...(seringnya kan...banyak yang bilang...jika anaknya gak baik en gak bener....yang disalahkan ibunya...."itu tugas seorang ibu membesarkan anak")
memang benar seh tugas seorang ibu, tapi ayah juga harus ikut andil...gak cuman mencari nafkah dan urusan rumah gak diperhatikan..toh anak juga butuh perhatian seorang ayah. betul kan?!
Empat
Seperti layaknya penguin ini, mereka mengenali pasangannya lewat suaranya dan bukan lewat penampakannya. Maka kita selayaknya manusia, lebih baik kita mengenali orang dari hatinya dan bukan dari penampilan fisiknya.
Mau berteman, pilih2 yang cantik, ganteng ataupun berfisik lengkap...tidak seharusnya kita berbuat demikian.
Kenalilah hatinya dan penampakan luarnya akan terlihat aslinya. insyaAllah.
Seperti kata pepatah
Belum tentu orang yang penampilannya bagus, akan terus bagus
belum tentu orang yang penampilannya tidak bagus, akan terus tidak bagus. Begitu...
*untuk sahabatku yang sedang bingung dengan hatinya, kenalilah hatimu..maka kamu akan mengerti dirimu yang sesungguhnya
-------
Yaaa..ini intisari yang kudapatkan.
Alhamdulillah, melihat film ini aku jadi lebih merasakan keberadaan dan kebesaranNya. Jazakillah untuk para sahabat yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca blogku.
Semoga blog ini bermanfaat untuk kita semua.
Amin
Posted by
Andhiezzz
at
3:49 PM
|
...March of Penguin...
Assalamualaikum,
Barusan ae aku liat film ini..lucu...mengharukan...(hah...bagian mananya???).
hehehe...tapi bener..film ini mengharukan..bagiku mungkin. toch, tiap
orang..bisa beda-beda interpretasinya. tul gak?! (jempol...siiipp)
Jadi, film ini tuh menggambarkan tentang perjalanan penguins itu tiap tahunnya
untuk bertelor dan membesarkan anaknya. Tiap maret mereka keluar dari ice ocean nya buat melakukan march ke tempat biasanya mereka bertelor dan membesarkan anaknya (dalam waktu ini, perut si female sudah terisi dengan telor yang siap dibuahi).
Dan jaraknya itu gak tanggung-tanggung...sekitar 70 miles. Setelah berjalan sepanjang 70 miles mereka akan bertemu dengan gerombolan penguin lain yang juga melakukan march, dan setelah sampai di tempat yang ditentukan itu...mereka akan berusaha mencari
pasangan untuk membuahi telor yang ada di perut si female.
Tiap tahun, jumlah male lebih sedikit dibanding female. Maka dari itu tidak
heran kalau terjadi perebutan pasangan antara female...dan biasanya sampai
terjadi pertengkaran fisik antara keduanya. Anehnya, si emperor penguin itu
bersifat monogami...pasangan mereka akan sama terus tiap tahunnya sampai salah
satunya meninggal.
Setelah bertemu dengan pasangannya masing-masing, mereka akan saling membuahi
(wiiiii....). Jika partnership mereka berhasil, maka akan membuahkan telor yang
berisi..kalau tidak ...ya jammer dan...hehehehehe....Setelah berhasil...ayah dan
ibu akan saling menjaga telornya...berkisar dua bulan...sang ibu akan
mempercayakan si telor kepada sang ayah yang akan dijaga di dalam perutnya.
Sang ibu harus mencari makan. Sang ibu yang telah kehilangan 3/4 dari berat badannya harus kembali melakukan march panjang yang jaraknya lebih dari 70 miles untuk kembali ke ice oceannya dan mengumpulkan makanan. Subhannallah, kekuatan sang ibu demi anaknya.
Di lain pihak, sang ayah menjaga telor dalam kejamnya storm yang dingin dan kecepatannya ..hmm berapa yah...pokoknya banter kok...lupa...:D.Yang pasti, cobaan sang ayah juga berat. Diterjang badai...dingin...winter...gelap. Belum lagi rasa lapar mereka.
Di July, para ibu bersiap-siap untuk melakukan march lagi. Setelah perut mereka
terisi penuh oleh makanan untuk persiapan makanan anak mereka nantinya.
Perjalanan panjang kembali dilakukan. Para telor sudah waktunya untuk menetas dan yang pasti mereka dalam keadaan lapar...Hebatnya...para ayah ini mempunyai cadangan susu yang berada dalam mulut mereka(penguin memberi makan anaknya lewat mulutnya). Subhannallahu, Maha besar Allah dengan segala kekuasaannya. Ada juga bayi bayi yang tidak survive dalam kelaparan ini.
Sang ayah sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Yang pasti mereka dalam
keadaan lapar berat. 1/2 berat badan mereka hilang. 4 bulan sudah mereka tidak
makan dan tidak minum.
Akhirnya, sang ibu datang...dan biasanya para ibu ini membunyikan terompet..dan
para bapak menjawab sahutannya...mereka mengenali pasangannya dari suara dan
bukan dari penampakan.
Setelah menemukan pasangannya, mereka akan saling menukar tempat lagi. Kali ini
waktunya sang ibu menjaga si bayi..dan sang Ayah akan kembali ke tempatnya
mencari makan..tapi sebelumnya sang ayah akan bernyanyi buat anaknya dan membuat
anaknya mengenali suara bapaknya dan merekam suara anaknya. Kali ini sang ibu
akan mengenalkan pada si bayi, storm pertama...dingin pertama...melatih jalan
dan keberanian. MasyaAllah...bahkan dalam dunia binatang pun...sang Ibu berperan
dalam pertumbuhan seorang anak.
Setelah beberapa bulan, mendekati Desember(kayak e september-an gitu deh)...sang
ayah akan kembali lagi ke tempat sang anak...nah....kali ini...waktunya keluarga
berkumpul...sang ayah akan bernyanyi dan berusaha menemukan anaknya yang
excited. Waahh...keren...coba kalau misale ayahku nyanyi biar aku tahu kalau itu
bapakku...waduh....kapot...gak bakal eleng aku malahan...semaput..(waks...sorry
yah...guyon...laen kali kita karaoke-an bareng deh...biar sama-sama semaput
orang yang ngedengerin..:P)
Ya, begitulah cerita tentang penguin...intisarinya akan diceritakan di post berikutnya
otre
Posted by
Andhiezzz
at
12:06 PM
|
Thursday, October 26, 2006
..Was was...
AKu punya seorang sahabat yang seringkali merasa was-was akan sesuatu. Was-was kelupaan barang, was-was badannya najis, was-was belum membayar sumting, dan was-was yang lainnya lagi.
Ada teman saya yang lain yang selalu was-was dalam ber wudhu. Tengah-tengah wudhu, musti berhenti...dan mengulang lagi dari awal...dan ini bisa berlangsung selama satu jam. Setelah ditanya, ternyata dia takut niatnya kurang benar, ada yang kelupaan dan yang lain-lainnya.
Sebenarnya darimanakah asal-muasal was-was itu? Kenapa kok kita bisa jadi was-was berlebihan akan sesuatu?
Was-was itu sebenarnya adalah bisikan syaitan seperti surat AN-Naas ayat 4 dan 5
" dari kejahatan (bisikan) syitan yang biasa bersembunyi yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia"
bisikan/kejahatan itu lah was-was itu sendiri. Seringkali syaiton (maaf bukan seringkali...tetapi selalu...dan akan selalu...) mencoba menghasut, menggoda dan mengajak umat manusia ke jalan yang sesat.
Begitu juga dengan was-was ini....mengajak kita untuk mengendurkan niat kita dalam menjalankan perintahNya.
contoh:
mau sholat harus wudhu dulu, berhubung wudhunya lama ...mungkinsekitar satu jam...membuat malas. Terkadang, udah mepet waktu solat berakhir, tetapi karena takut wudhunya kurang sempurna, atau bajunya najis...jadinya terlambat solat..(karena udah masuk waktu sholat berikutnya)
Saya barusan saja membaca ada juga yang melihat anjing aja menjadi was was...apakah tadi dia di jilat anjing atau tidak, apakah dia tadi terkena air liurnya atau tidak....akhirnya justru kembali lagi kerumah dan mandi besar. Semuanya dicuci, badan dan juga baju. Astaghfirullah.
Bisa kita bayangkan bagaimana syaiton menyebarkan bisikannya dan menggangu kita, mengendorkan keyakinan kita dan membuat waktu kita terbuang sia-sia.
Rasulullah pernah berkata kepada Usthman bi Affan: "Itu adalah perbuatan syaiton, maka ingatlahAllah dan berdoalah kepadaNya. kemudian meludahlah 3 kali ke sebelah kirimu. "
(tapi meludahnya ini gak harus keluar ludah lo ya..jijik...wekekekke....)
Yang pasti kita harus banyak mengingat ALlah dan berdoa kepadaNya untuk menghindari bisikan syaiton.
Orang yang terkena was-was itu justru harus berusaha ignore penyebabnya. Misalnya nih, takut pipis di toilet/wc karena takut nyiprat2...pengennya di kamar mandi....dia harus memaksa dirinya utk pipis di wc. ya...semacam itulah.
Jangan memburu-buru orang yang was-was an seperti ini, karena mereka justru akan semakin was-was dan semakin annoying sepanjang perjalanan. Kasih saja batasan waktu, 30 menit of so...dan jika telat..ya udah tinggal aja...(dengan konfirmasi terlebih dahulu). Alhamdulillah, cara ini berangsur-angsur membuat sahabatku jadi lebih tepat waktu.
Jika dia sudah mulai bertanya-tanya....tadi kena kecap najis gak ya..kena minyak najis gak ya...
Jawab saja sekali..NGGAK atau IYA....kalau kita tidak menjawab pertanyaannya...dia tidak akan berhenti bertanya..dia akan terus bertanya...atau mungkin dia akan berhenti bertanya...tapi sepanjang perjalanan bakalan berpikiiiiiiirrr terus gak henti-hentinya tentang kecipratan minyak or kecap. dll
Ya...segitu dulu sarannya...kita boleh berusaha..dan memang harus berusaha sampai sekuat kita..tapi tetap saja...semuanya Allah yang menentukan.
Semoga kita semua diberi kesembuhan dan kesehatan
Amin
Posted by
Andhiezzz
at
4:33 AM
|
Tuesday, October 24, 2006
...Makanan Iman...
Tadi pagi, sekitar pukul 7-an, aku dan sobatku berdiskusi seru tentang perbaikan diri dan mental. Diskusi heboh mulai dari banyaknya umat muslim yang keluar dari agama Islam setiap tahunnya dan banyaknya pula orang-orang kafir yang masuk muslim sampai membahas pada perubahan diri kita masing-masing.
Disadari ataupun tidak, terkadang iman kita itu ada disaat naik dan ada disaat turun. Pada saat iman kita naik, kita merasa thankful akan segala apa yang telah diberikan oleh Allah SWT, lebih khusyuk beribadah, membaca Al-Quran..dan gak cuman itu saja...kita menjadi semakin ramah, tidak mudah marah dan penyabar.
tetapi pada saat iman kita sedang turun, sholat sering telat waktu, suka menonton yang aneh-aneh, melakukan hal-hal yang tidak perlu sampai2 menelantarkan pekerjaan rumah dan sebagainya, gampang marah, disenggol dikit aja udah marah..."mas..mas...apa gak bisa liat yah..ini orang segede ini kok tetep aja disenggol ...dasar..." waduh...apa gak sakit tuh dikatai seperti itu...orang disenggol aja kok ya sampai segitunya. iya gak..tapi itulah manusia...ada saat dimana iman kita naik dan turun...
disini kita mencapai suatu kesimpulan tersendiri, berdasarkan pengalaman kita sendiri, setelah mengikuti pengajian setiap 2 minggu sekali, kami merasakan ada sesuatu yang berubah dari kami. Setiap kali kita mengikuti ujian, kita mendapatkan ilmu baru, nasehat baru, dan insyaAllah keinginan untuk melakukan perintah Allah SWT itu menjadi lebih tinggi walaupun cuman 1/10 derajat. Alhamdulillah
Kata guru kami, mbak fadhillah, Majlis pengajian itu ibarat makanan buat iman kita, makanan buat mental kita. Memang sekarang ini sudah banyak artikel2 Islam, ilmu2 tentang Islam bisa didapatkan dari Internet, tetapi tetap saja rasanya berbeda. Dengan majlis, kita bisa bertanya-jawab langsung. Seperti kita rasakan saja, dinasehati lewat jalur tulisan dan dinasehati lewat kata-kata secara langsung itu lebih mengena dengan jalan yang kedua...langsung bertemu dan bertanya jawab. Dengan mengikuti majlis seperti ini, kita bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda-beda. Melihat keikkhlasan para majelis yang hadir dan yang memberikan ceramah. InsyaAllah kalau kita datang ke suatu majlis dengan keniatan dan keihklasan...Ilmu yang kita dapatkan akan bertambah. Amin.
Jadi Ukhti, jika kita merasa iman kita sedang di ambang-ambang kepudaran, marilah segera cari teman...teman yang baik....ajak diskusi kembali tentang Islam, Iman dan sebagainya..ajak Sholat bareng...membaca Alquran bersama...Eman-eman soale rek...
Ukhti, jagalah iman kita...tanpa iman..hati kita hampa dan pikiran kita kacau...Marilah kita bersama-sama saling membantu satu sama lain dalam meningkatkan iman kita sendiri dan saudara-saudara kita.
InsyaAllah hati yang bersih akan membawa suatu berkah untuk diri sendiri dan sekitar...
Dengan melangkah satu kaki mendekat kepada Allah SWT, InsyaAllah Allah SWT akan berlari mendekat ribuan hasta kepada kita
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung di dekat ALLAH SWT
Amin
Posted by
Andhiezzz
at
11:27 AM
|
Monday, October 23, 2006
...ied...
Assalamualaikum,
Hari ini, 23 Oktober 2006, hari kemenangan seluruh umat muslim di dunia. Tidak hanya di Indonesia, di Belanda pun ramai merayakan hari kemenangan ini. Seperti biasa, pelajar kayak saya ini yang punya motto "selama ada makan bersama, perbaikan gizi harus digencarkan" maklum...:p.... sehabis ied pasti cari kue or cari makan di PPME osdorp...
Sebenarnya apakah arti ied itu sendiri?
hmm...artinya beda-beda.
Selama saya SD saya menganggap bulan Ramadhan itu memiliki hari akhir yaitu ied dan artinya ....kue, uang, makanan enak, dan pastinya baju baru dan unjung-unjung (silahturrahmi)...
Sewaktu saya SMP saya jadi mengerti bahwa bulan Ramadhan itu melakukan puasa dengan menahan haus dan lapar sebulan penuh. Dan merayakan kemenangan di Ied.
Setelah itu...saya jadi semakin mengerti lagi bahwa bulan Ramadhan itu bukan hanya puasa menahan haus dan lapar. Tetapi juga berpuasa akan nafsu kita. Bagaimana kita menahan nafsu untuk marah, nafsu untuk menggunjingkan orang, nafsu untuk malas dan yang lain-lainnya...
tetapi saya tetap saja merasa hampa...ada yang kosong...
Semakin hari, alhamdulillah, akhir-akhir tahun puasa...saya semakin mengerti...keikhlasan saya dalam mengerjakan puasa, menjauhi larangannya seperti menahan marah, jengkel dan bersabar( adalah sesuatu yang sangat sulit bagi saya) insyaAllah membawa saya kedalam suatu ketenangan tersendiri....mengisi hari dengan membaca Al-Quran, sholat, membaca artikel dan kisah Islam....insyaAllah semakin memperkuat iman kita. Dan semakin mengerti bahwa apa yang kita lakukan di bulan Ramadhan itu sebaiknya terus kita jalankan sewaktu di bulan-bulan lainnya.
Seperti kata suami guru saya(mbak fadhillah) bang iman, bulan Ramadhan itu ibarat bulan penuh reparasi dan pengecekan. Jadi kita di cek lagi, di ingatkan lagi, dibetulkan lagi...baik dalam bentuk fisik ( pencernaan makanan dan lainnya) dan bentuk rohaniah(mentally). Karena kita di reparasi sebulan penuh maka di Ied kita akan merasakan sesuatu yang baru, ketenangan dan bertambahnya Iman. Kemenangan.
Jadi...Ukhti...Sebenarnya apa arti Ied itu? Apakah Ied itu akan menjadi hari kemenangan untuk setiap umat muslim? apakah semua umat muslim akan merasakan arti kemenangan itu tersendiri?
Ada beberapa teman saya yang justru menangis pada waktu Ramadhan selesai...tapi ada juga beberapa yang justru merasa senang berada di ujung Ramadhan.
Jadi Ukhti? Apa Arti Ied menurut Ukhti? Apakah Ukhti sudah merasa kemenangan Ied ini sendiri? Ataukah masih banyak yang Ukhti tinggalkan dan belum dijalankan?
Marilah di hari yang awal ini...kita merenung kembali akan diri kita. Apa yang akan kita perbuat untuk diri kita di masa depan yang benar-benar ke depan(akhirat or dunia)?
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung di sampingNya
Amin
Posted by
Andhiezzz
at
6:55 AM
|