Sunday, October 29, 2006

...March of Penguin...

Assalamualaikum,
Barusan ae aku liat film ini..lucu...mengharukan...(hah...bagian mananya???).
hehehe...tapi bener..film ini mengharukan..bagiku mungkin. toch, tiap
orang..bisa beda-beda interpretasinya. tul gak?! (jempol...siiipp)

Jadi, film ini tuh menggambarkan tentang perjalanan penguins itu tiap tahunnya
untuk bertelor dan membesarkan anaknya. Tiap maret mereka keluar dari ice ocean nya buat melakukan march ke tempat biasanya mereka bertelor dan membesarkan anaknya (dalam waktu ini, perut si female sudah terisi dengan telor yang siap dibuahi).

Dan jaraknya itu gak tanggung-tanggung...sekitar 70 miles. Setelah berjalan sepanjang 70 miles mereka akan bertemu dengan gerombolan penguin lain yang juga melakukan march, dan setelah sampai di tempat yang ditentukan itu...mereka akan berusaha mencari
pasangan untuk membuahi telor yang ada di perut si female.

Tiap tahun, jumlah male lebih sedikit dibanding female. Maka dari itu tidak
heran kalau terjadi perebutan pasangan antara female...dan biasanya sampai
terjadi pertengkaran fisik antara keduanya. Anehnya, si emperor penguin itu
bersifat monogami...pasangan mereka akan sama terus tiap tahunnya sampai salah
satunya meninggal.

Setelah bertemu dengan pasangannya masing-masing, mereka akan saling membuahi
(wiiiii....). Jika partnership mereka berhasil, maka akan membuahkan telor yang
berisi..kalau tidak ...ya jammer dan...hehehehehe....Setelah berhasil...ayah dan
ibu akan saling menjaga telornya...berkisar dua bulan...sang ibu akan
mempercayakan si telor kepada sang ayah yang akan dijaga di dalam perutnya.

Sang ibu harus mencari makan. Sang ibu yang telah kehilangan 3/4 dari berat badannya harus kembali melakukan march panjang yang jaraknya lebih dari 70 miles untuk kembali ke ice oceannya dan mengumpulkan makanan. Subhannallah, kekuatan sang ibu demi anaknya.

Di lain pihak, sang ayah menjaga telor dalam kejamnya storm yang dingin dan kecepatannya ..hmm berapa yah...pokoknya banter kok...lupa...:D.Yang pasti, cobaan sang ayah juga berat. Diterjang badai...dingin...winter...gelap. Belum lagi rasa lapar mereka.

Di July, para ibu bersiap-siap untuk melakukan march lagi. Setelah perut mereka
terisi penuh oleh makanan untuk persiapan makanan anak mereka nantinya.
Perjalanan panjang kembali dilakukan. Para telor sudah waktunya untuk menetas dan yang pasti mereka dalam keadaan lapar...Hebatnya...para ayah ini mempunyai cadangan susu yang berada dalam mulut mereka(penguin memberi makan anaknya lewat mulutnya). Subhannallahu, Maha besar Allah dengan segala kekuasaannya. Ada juga bayi bayi yang tidak survive dalam kelaparan ini.

Sang ayah sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Yang pasti mereka dalam
keadaan lapar berat. 1/2 berat badan mereka hilang. 4 bulan sudah mereka tidak
makan dan tidak minum.
Akhirnya, sang ibu datang...dan biasanya para ibu ini membunyikan terompet..dan
para bapak menjawab sahutannya...mereka mengenali pasangannya dari suara dan
bukan dari penampakan.

Setelah menemukan pasangannya, mereka akan saling menukar tempat lagi. Kali ini
waktunya sang ibu menjaga si bayi..dan sang Ayah akan kembali ke tempatnya
mencari makan..tapi sebelumnya sang ayah akan bernyanyi buat anaknya dan membuat
anaknya mengenali suara bapaknya dan merekam suara anaknya. Kali ini sang ibu
akan mengenalkan pada si bayi, storm pertama...dingin pertama...melatih jalan
dan keberanian. MasyaAllah...bahkan dalam dunia binatang pun...sang Ibu berperan
dalam pertumbuhan seorang anak.

Setelah beberapa bulan, mendekati Desember(kayak e september-an gitu deh)...sang
ayah akan kembali lagi ke tempat sang anak...nah....kali ini...waktunya keluarga
berkumpul...sang ayah akan bernyanyi dan berusaha menemukan anaknya yang
excited. Waahh...keren...coba kalau misale ayahku nyanyi biar aku tahu kalau itu
bapakku...waduh....kapot...gak bakal eleng aku malahan...semaput..(waks...sorry
yah...guyon...laen kali kita karaoke-an bareng deh...biar sama-sama semaput
orang yang ngedengerin..:P)

Ya, begitulah cerita tentang penguin...intisarinya akan diceritakan di post berikutnya
otre