AKu punya seorang sahabat yang seringkali merasa was-was akan sesuatu. Was-was kelupaan barang, was-was badannya najis, was-was belum membayar sumting, dan was-was yang lainnya lagi.
Ada teman saya yang lain yang selalu was-was dalam ber wudhu. Tengah-tengah wudhu, musti berhenti...dan mengulang lagi dari awal...dan ini bisa berlangsung selama satu jam. Setelah ditanya, ternyata dia takut niatnya kurang benar, ada yang kelupaan dan yang lain-lainnya.
Sebenarnya darimanakah asal-muasal was-was itu? Kenapa kok kita bisa jadi was-was berlebihan akan sesuatu?
Was-was itu sebenarnya adalah bisikan syaitan seperti surat AN-Naas ayat 4 dan 5
" dari kejahatan (bisikan) syitan yang biasa bersembunyi yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia"
bisikan/kejahatan itu lah was-was itu sendiri. Seringkali syaiton (maaf bukan seringkali...tetapi selalu...dan akan selalu...) mencoba menghasut, menggoda dan mengajak umat manusia ke jalan yang sesat.
Begitu juga dengan was-was ini....mengajak kita untuk mengendurkan niat kita dalam menjalankan perintahNya.
contoh:
mau sholat harus wudhu dulu, berhubung wudhunya lama ...mungkinsekitar satu jam...membuat malas. Terkadang, udah mepet waktu solat berakhir, tetapi karena takut wudhunya kurang sempurna, atau bajunya najis...jadinya terlambat solat..(karena udah masuk waktu sholat berikutnya)
Saya barusan saja membaca ada juga yang melihat anjing aja menjadi was was...apakah tadi dia di jilat anjing atau tidak, apakah dia tadi terkena air liurnya atau tidak....akhirnya justru kembali lagi kerumah dan mandi besar. Semuanya dicuci, badan dan juga baju. Astaghfirullah.
Bisa kita bayangkan bagaimana syaiton menyebarkan bisikannya dan menggangu kita, mengendorkan keyakinan kita dan membuat waktu kita terbuang sia-sia.
Rasulullah pernah berkata kepada Usthman bi Affan: "Itu adalah perbuatan syaiton, maka ingatlahAllah dan berdoalah kepadaNya. kemudian meludahlah 3 kali ke sebelah kirimu. "
(tapi meludahnya ini gak harus keluar ludah lo ya..jijik...wekekekke....)
Yang pasti kita harus banyak mengingat ALlah dan berdoa kepadaNya untuk menghindari bisikan syaiton.
Orang yang terkena was-was itu justru harus berusaha ignore penyebabnya. Misalnya nih, takut pipis di toilet/wc karena takut nyiprat2...pengennya di kamar mandi....dia harus memaksa dirinya utk pipis di wc. ya...semacam itulah.
Jangan memburu-buru orang yang was-was an seperti ini, karena mereka justru akan semakin was-was dan semakin annoying sepanjang perjalanan. Kasih saja batasan waktu, 30 menit of so...dan jika telat..ya udah tinggal aja...(dengan konfirmasi terlebih dahulu). Alhamdulillah, cara ini berangsur-angsur membuat sahabatku jadi lebih tepat waktu.
Jika dia sudah mulai bertanya-tanya....tadi kena kecap najis gak ya..kena minyak najis gak ya...
Jawab saja sekali..NGGAK atau IYA....kalau kita tidak menjawab pertanyaannya...dia tidak akan berhenti bertanya..dia akan terus bertanya...atau mungkin dia akan berhenti bertanya...tapi sepanjang perjalanan bakalan berpikiiiiiiirrr terus gak henti-hentinya tentang kecipratan minyak or kecap. dll
Ya...segitu dulu sarannya...kita boleh berusaha..dan memang harus berusaha sampai sekuat kita..tapi tetap saja...semuanya Allah yang menentukan.
Semoga kita semua diberi kesembuhan dan kesehatan
Amin
Thursday, October 26, 2006
..Was was...
Posted by
Andhiezzz
at
4:33 AM
Subscribe to:
Comment Feed (RSS)
|